Senin, 14 November 2011

alasan

Aku menyukai matahari terbit,
menyukai burung-burung berkicau,
menyukai bunga-bunga mekar,
menyukai rintik hujan,
menyukai pohon yang melambaikan daunnya,
karena mereka mengawali, menyanyikan, merekahkan, membumikan, dan menarikan keindahan dan rasa bahagia.
Mereka memenuhi ruang agar gelap dan sedih tak perlu berputar di sekitar..

kehilangan kata-kata


Dan kamu membangkitkan salah satu ketakutan terbesarku
Kehilangan kata-kata
Habis semuanya
Semuanya berhenti di sini
Aku memaksa berlari
Tapi semua enggan bergerak, bahkan jemari
Aku tidak ingin ada di sini
Dan aku sendiri tak mengizinkan aku berlari
Aku kehilangan kata-kata
Padahal banyak yang ingin kukatakan
Lalu, bagaimana caranya aku bicara?

5 Oktober 2011
15.07

Kamis, 10 November 2011

pejam

Bahkan kegelapan yang paling hening pun malah menyuarakan suara-suara dan nada-nada bersahut-sahutan.
Lantas, kapan aku bisa mengeluarkan suaraku?
Bicara kau yang menjungkir balikkan hidupku!
Aku takut aku sendiri yang akan menjawabnya.

ternyata memejamkan mata pun tidak menolong

debu

Jika panas terik menerbangkan debu-debu ke udara lalu menyesakkan aliran napasmu,
maka biarlah hujan lebat membasuh semua debu itu agar menghilang dari udara yang kau hirup.

-hujantanggal9-

mengiris hujan


Aku mengiris hujan malam ini
mengirisnya dalam sebuah petak yang gelap
namun ada sejumlah cahaya yang menyebar
titik-titik airnya tidak kelihatan lagi
hanya ada bias-bias lembut di sekitar cahaya-cahaya itu
bahkan pohon yang jauh lebih tinggi dibanding semua bangunan di kota ini
terlihat lembut dan tenang
aku membayangkan mobil-mobil yang lalu-lalang di luar sana
payung-payung membentang
irisan hujanku kali ini adalah irisan lembut
semua begitu lembut
tapi, tetap saja
teriris itu menimbulkan perih
irisanku sendiri melarangku untuk bermain dengannya
tajam dan perih, selalu begitu
entahlah, mudah-mudahan irisan itu memang lembut
aku mengiris hujan malam ini
irisan yang (semoga) benar-benar lembut

Jogja, 5 November 2011
01.32