percayalah

Selalu ada bagian indah yang bisa dimaknai dari hari-hari yang melelahkan. Kata siapa bahwa jika tak punya waktu untuk bicara dari hati ke hati, maka kau tak akan mampu mencari tahu lebih dalam?

Waktu-waktu yang hanyut untuk bermain dan saling menertawakan memang selalu akan jadi sesuatu yang hidup dalam ingatan. Tak jarang malah mengipasi rindu agar baranya tak mati ketika waktu-waktu itu sedang melancong entah ke mana. Nah, saat itulah bagian paling seru dari sebuah hubungan mengajak untuk bermain bersama menggantikan waktu.

Bayangkan, betapa serunya belajar meletakkan sesuatu bernama kepercayaan di semua gerak raga untuk membiarkannya sampai pada orang-orang yang berlabel ‘tercinta’. Memang itu bisa jadi bagian yang amat sulit, tapi tak ada salahnya mendapati kendala ketika belajar melakukannya. Siapa tahu itu malah akan mengajarkan sebuah ketekunan. Nyatanya, memang sulit meyakinkan diri untuk akan tetap baik-baik saja dan memberi ruang untuk orang-orang tercinta itu bergerak leluasa. Namun, bagian menyenangkannya tiba ketika mencari cara untuk menyinarkan kepercayaan itu bersama pijaran mata, menghembuskannya bersama tiupan nafas, melantunkannya bersama penggalan nyanyian sederhana, menumpangkannya bersama rengkuhan kecil yang hangat, mengulurkannya bersama jabat tangan lembut, atau menyatakannya bersama lengkungan senyum manis. Banyak pilihan jika memang tak punya kata untuk bicara.

Rasa cemburu, takut ditinggalkan, dan rendah diri biasanya akan ikut-ikutan berlompatan mencoba mendapatkan perhatian. Menyikapinya tak kalah penting dengan menerimanya. Ternyata eh ternyata, cara untuk mengolahnya jadi sesuatu yang menenangkan hati bisa ditemukan. Mencintai adalah jawabannya. Membagikan sekedar berbagai ucapan selamat, tepukan hangat, atau apa pun itu bentuknya untuk mengungkapkan cinta merupakan sebuah jalan keluar yang begitu manjur dari buruan kecemburuan. Buatku, buatku lho, tidak pernah ada cinta yang tak berbalas. Ketika aku mencintai dengan tulus, aku tahu pasti bahwa aku akan dicintai dengan tulus pula. Itu nyata.

Terima kasih untuk kepercayaanmu. Maka, percayalah.

because when somebody loves me,
everything is always beautiful
every hours spent together
lives within my heart :)


“akhirnya ku menemukanmu saat ku bergelut dengan waktu” –Sheila On 7
ditulis dengan kebahagiaan tulus ketika bulan di Jogja kelihatan tumbuh lebih dari separuh

Komentar

Postingan Populer